KABARFRESH.COM – Penjara Banceuy Bandung dibangun oleh pemerintah Belanda pada 1877. Tempat ini terkenal karena pernah menahan Presiden pertama RI, Soekarno, pada 1929.
Di sel sempitnya, Soekarno menyusun pidato pembelaan legendaris berjudul Indonesia Menggugat.
Bangunan ini dirobohkan pada 1983, menyisakan satu sel asli dan menara pengawas.
Berikut adalah ringkasan sejarah penjara yang berlokasi di Jalan Banceuy ini:
1. Awal Mula Pembangunan Pemerintah kolonial Belanda membangun kompleks penjara ini pada tahun 1877.
Awalnya, fasilitas ini digunakan untuk menahan narapidana kriminal umum dan tahanan politik tingkat rendah.
2. Masa Penahanan Soekarno (1929–1930). Peristiwa paling bersejarah di penjara ini terjadi ketika Soekarno ditangkap bersama tiga rekannya dari Partai Nasional Indonesia (PNI), yaitu Maskoen, Gatot Mangkoepraja, dan Soepriadinata.
Mereka ditangkap pada 29 Desember 1929 di Yogyakarta dan dijebloskan ke penjara ini.
Sel Sempit: Soekarno ditempatkan di kamar sel nomor lima, berukuran sekitar 1,5 meter × 2,5 meter yang sempit dan pengap. Di dalam sel, ia tidur beralaskan jerami dan besi lipat.
Perjuangan Inggit Garnasih: Selama Soekarno ditahan, istrinya yaitu Ibu Inggit Garnasih berjasa besar. Ia sering menyelundupkan makanan, buku, dan pesan rahasia ke dalam penjara.
Lahirnya “Indonesia Menggugat”: Selama sekitar 8 bulan ditahan di sini, Soekarno tidak patah semangat. Ia menyusun pidato pembelaan (pledoi) yang sangat tajam dan fenomenal berjudul Indonesia Menggugat.
Pembelaan ini dibacakannya saat ia diadili di Gedung Landraad (sekarang Gedung Merdeka).
3. Alih Fungsi Menjadi PertokoanPada tahun 1983, bangunan tua Penjara Banceuy akhirnya dirobohkan.
Lokasi bekas penjara tersebut dialihfungsikan menjadi kawasan pertokoan, yakni Banceuy Permai.
4. Banceuy Hari Ini Lembaga Pemasyarakatan Banceuy kemudian dipindahkan ke Jalan Soekarno-Hatta, Bandung.
Sementara itu, di kompleks pertokoan lama Jalan Banceuy, pemerintah merawat sisa sejarah tersebut. Anda masih bisa melihat menara pengawas asli dan satu sel tahanan bersejarah tempat Soekarno dulu dikurung.
























