RMI Dan LP PCNU Cirebon Bekerjasama KS BMT Itqan Bandung Gelar Sosialisasi Percepatan MBG Ke Ponpes Se-Kabupaten Cirebon

KABARFRESH.COM – Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) dan Lembaga Perekonomian (LP) Nahdlatul Ulama PCNU Kabupaten Cirebon, bekerjasama dengan Koperasi Syariah Itqan Bandung mengadakan sosialisasi percepatan Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada seluruh pondok pesantren Se-Kabupaten Cirebon, Selasa (27/8/2025).

Kegiatan yang dihadiri 50 peserta dari Pengasuh/Pengurus Pondok Pesantren di Kabupaten Cirebon, dibuka langsung oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Cirebon, KH. Aziz Hakim Syaerozie. Hadir juga KH. Wawan Arwani Amin, Rais Syuriah PCNU Kabupaten Cirebon.

Tujuan kegiatan ini adalah sosialisasi kepada seluruh pondok pesantren Se-Kabupaten Cirebon yang berminat memanfaatkan peluang program Dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG), Badan Gizi Nasional (BGN).

Selain sosialisasi, juga memberikan akses permodalan bagi pesantren yang berminat, melalui program Pusat Investasi Pemerintah (PIP) yang disalurkan oleh Koperasi Syariah BMT Itqan Bandung.

Salah satu pengurus KS BMT Itqan, Setiyadi menyampaikan, bahwa KS BMT Itqan siap membantu dalam akses permodalan bagi pesantren yang berminat dan memenuhi syarat.

“Kami KS BMT Itqan siap membantu akses permodalan bagi pondok pesantren Se-Kabupaten Cirebon yang berminat dan memenuhi syarat untuk pengajuan MBG,” ujarnya.

Setiyadi juga menjelaskan, bahwa persyaratan yang dibutuhkan yaitu:

1. Akta Notaris Pendirian dan Perubahan Terakhir

2. SK Kemenhumkam

3. KTP Pengurus Yayasan dan NPWP Yayasan

4. NIB Yayasan

5. Surat Tanah SHM/Surat Sewa

6. Proposal (profil, photo, dll)

7. Video Akses Kendaraan Roda 4

“Tahapan selanjutnya akan dilakukan oleh Tim Verifikasi pihak BGN,” tambahnya.

Ketua RMINU, Kyai Marzuki menyampaikan, RMI akan terus berupaya memberikan informasi-informasi yang berkaitan dengan pondok pesantren. Berkaitan dengan program MBG, RMI di sini sebatas menjembatani pesantren-pesantren yang berminat.

“Kami RMI sebatas menjembatani pesantren yang berminat untuk membangun dapur MBG. Selanjutnya akan ditangani oleh LPNU dan KS BMT Itqan,” ujarnya.

Ketua LPNU, Kyai Soni menyampaikan, bagi pesantren yang telah memenuhi syarat dan berminat bisa mengajukan melalui LPNU.

“Pondok Pesantren yang berminat dan telah memenuhi syarat bisa mengajukan data-datanya dulu melalui LPNU,” ujarnya.

Mekanisme dan tahapan selanjutnya, akan diproses LPNU, dibantu pihak KS BMT Itqan dan Tim Verifikasi dari pihak BGN,” pungkasnya.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *