KABARFRESH.COM – Kementrian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam), Direktorat Penerangan Agama Islam (Ditpenais) tahun ini kembali mengirim 2000 Dai dan Daiyah dari berbagai daerah di Indonesia ke Wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) dan Perbatasan. Sebanyak 35 Dai darinya ditunjuk sebagai Koordinator.
Pelepasan keberangkatan ini berlangsung pada Selasa (17/2/2026) di Jakarta, dalam Ceremony Pembekalan dan Pelepasan Dai ke Wilayah 3T dan Perbatasan. Pengiriman Dai ini rutin dilakukan setiap Ramadhan sejak 2022.
Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran Islam, memperkuat harmoni masyarakat berbasis nilai agama dan kearifan lokal, serta membantu menyelesaikan masalah sosial dan budaya di wilayah 3T dan perbatasan.
Direktur Penerangan Agama Islam, KH. Muchlis M. Hanafi mengapresiasi para pendakwah yang meneguhkan niat untuk mengabdi selama Ramadhan. Ia juga berpesan kepada para Dai 3T agar dalam berdakwah membangun optimisme masyarakat dan dengan dakwah yang menenangkan.
“Kita bisa membangun optimisme, mengingatkan masyarakat untuk gemar Infaq, zakat, shodaqoh, dan berdakwah dengan dakwah yang menenangkan serta menyejukkan, ” tuturnya dalam ceremony.
Dalam acara pelepasan, para Dai dan Daiyah juga dibekali ilmu dan pengalaman serta strategi berdakwah agar menjadi Dai yang kreatif dan dirindukan.
KH. Subhan Nur Mahmud, Selaku Sub Koordinator Pengembangan Regulasi dan Metode Dakwah dari Dirjen Bimas Islam Kemenag RI, juga mengingatkan terkait dokumentasi dan evaluasi dakwah. Setiap Koordinator Dai diminta berkoordinasi dengan Dai mitra/lokal dan melaporkan aktivitas dakwah, mengaktifkan media sosial, serta membuat laporan berbasis data untuk mengukur kondisi dan perubahan di masyarakat.
Selain itu, ia berharap, para Dai dapat lebih kreatif, inovatif dan memberikan dampak yang nyata kepada masyarakat.
Program Pengiriman Dai ke Wilayah 3T dan Perbatasan ini terselenggara atas kerjasama Ditjen Bimas Islam, Badan Amin Zakat Nasional dan Lembaga Amil Zakat Nasional, Dewan Dakwah, dan PP. Hidayatullah. Para pendakwah di jadwalkan berangkat pada 17 Februari 2026 dan diagendakan bertugas hingga 21 Maret 2026.***
























